Sabtu, 29 November 2014

Pecha Kucha Cipta Karya vs Sharing Session & Coffee Morning Talk DJA (1/2)


Kata "Pecha Kucha" berarti chit chat dalam bahasa Jepang. Pecha Kucha adalah bentuk presentasi yang slidenya dibatasi pada jumlah 20, dengan durasi 20 detik per slidenya. Total 6 menit + 40 detik paparannya. Durasi tiap penyaji yang pendek memungkinkan format yang ditemukan oleh Astrid Klein & Mark Dytham ini dapat menghadirkan beberapa penyaji pada satu momen. Model presentasi ini kemudian diadopsi oleh Ditjen Cipta Karya (DJCK) Kementerian Pekerjaan Umum untuk berbagi pengetahuan, inspirasi, dan inovasi kepada sesama pegawai lewat Pecha Kucha Cipta Karya (PKCK). 


Poster Pecha Kucha Cipta Karya
PKCK terbuka untuk semua pegawai pada DJCK. Ide-ide kreatif dalam penyelenggaraan pembangunan bidang Cipta Karya menjadi tujuan. Tema penyelenggaraan Pecha Kucha ditentukan oleh Tim Pengarah, sedangkan sub tema ditentukan oleh Tim Koordinator. Selanjutnya, kegiatan dieksekusi oleh Tim Pelaksana. Pembagian tugas yang rapih ini diperkuat dengan penuangan ke dalam Keputusan Dirjen CK.
PKCK diselenggarakan sekali dalam sebulan, setiap hari Jumat minggu ke dua setiap bulannya. Tema yang diangkat berubah setiap bulannya. Penentuan Tema dan sub tema juga memperhatikan momen yang sedang berlangsung, misalnya peringatan Hari Air Dunia, Hari Habitat Dunia, dll. Tema-tema tersebut berhubungan dengan tugas dan fungsi (tusi) DJCK.
Dalam penyelenggaraannya, Tim Pelaksana a.k.a panitia penyelenggara dijabat secara bergantian oleh unit eselon II di lingkup DJCK. Pada tiap PKCK, unit eselon II diwajibkan mengirimkan perwakilan sebagai penyaji. Pada saat PKCK berlangsung, setiap peserta dapat menyampaikan masukan dan komentarnya secara langsung. Selain itu, peserta dapat pula menyampaikannya lewat twitter, email, ataupun kertas yang disediakan oleh panitia penyelenggara. Masukan dan komentar yang disampaikan oleh peserta akan menjadi dasar penetapan penyaji terbaik pada tiap PKCK.

Suasana Pecha Kucha Cipta Karya
Penyelanggaraan PKCK tidak melulu berisi presentasi dari para pemateri. Panitia penyelenggara juga menyelipkan kegiatan lain sebagai variasi, seperti pameran, pertunjukan seni dan musik, ataupun games dengan door prize.  PKCK juga dapat menjadi ajang sosialisasi program/kegiatan sektoral di DJCK.
Waktu penyelenggaraan PKCK yang baku memudahkan warga DJCK untuk mengingat penyelenggaraan acara ini. Panitia penyelenggara cukup mengingatkan kembali para pegawai di lingkup DJCK akan penyelenggaraan PKCK dengan publikasi melalui akun twitter DJCK @ditjenck dengan tagar #pechakuchaCK. Publikasi dengan media mainstream: poster, website, dan buletin yang ada di lingkungan Ditjen Cipta Karya, juga dilakukan. Selain fungsi publikasi, website PKCK juga mengemban fungsi dokumentasi. Pihak yang berhalangan hadir dalam pelaksanaan PKCK dapat melihat materi presentasi, daftar penyaji, dan galeri foto pelaksanaan PKCK melalui website PKCK.
Selesainya PKCK bukanlah akhir. Ide kreatif terbaik dalam setiap PKCK diharapkan mendapat tindak lanjut dari direktorat sektor yang tusinya berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan ide kreatif tersebut. Direktorat sektor terkait diharapkan mengalokasikan anggaran untuk uji coba pelaksanaan ide kreatif tersebut, untuk kemudian dilakukan evaluasi, apakah ide tersebut dapat ditindaklanjuti secara lebih serius. Sesuai dengan niatan penyelenggaraan PKCK: ide-ide kreatif dalam penyelenggaraan pembangunan bidang Cipta Karya.

Selasa, 28 Oktober 2014

Nike, Pemenang Piala Dunia 2014





Perheletan Piala Dunia 2014 sudah lama usai. Di final, Jerman mengalahkan Argentina 1 – 0. Dengan jersey Adidas, Jerman menundukkan Argentina yang juga menggunakan jersey produksi Adidas. Bola Adidas dilesakkan oleh Mario Goetze dengan sepatu Nike pada babak extra time. Hingga peluit akhir ditiup oleh wasit, yang juga diendorse adidas, Argentina tak dapat membalas gol tersebut.
Sangat jelas dalam paragraf di atas, Adidas menjadi juara pada ajang Piala Dunia 2014. Namun, tidak dalam hal desain jersey. Adidas menyediakan jersey template untuk tim-tim nasional yang disponsorinya. Benang merah jersey tiap timnas hampir bisa ditarik. Perbedaan yang tampak untuk tiap timnas sifatnya minor.

Pun dengan jenis font yang digunakan. Adidas menyediakan jenis font yang seragam untuk tiap timnas.

Puma, sebagai kuda hitam, juga hanya menyediakan satu set font.


Di sinilah letak keunggulan Nike. Nike menawarkan desain jersey yang sangat beragam untuk tiap timnas. Juga, tiap timnas diendorse font yang berbeda. Nike terlihat sangat serius menggarap jersey untuk perlehatan akbar empat tahunan ini. 

Timnas Belanda 

Untuk jersey timnas Belanda, Nike bekerjasama langsung dengan Willem Hendrik (Wim) Crowell, typographer kenamaan Belanda. Kolaborasi ini menghasilkan Case Crouwel. Jenis font ini mengambil basis font gridnik yang didesain oleh Wim Crowell pada tahun 1974. Garis tipis pada setiap huruf mengingatkan kita akan desain font untuk jersey tim sepakbola pada tahun 70an. Desain istimewa ini juga untuk memperingati 125 tahun federasi sepakbola Belanda.



Timnas Inggris

Sama halnya untuk pembuatan font untuk jersey timnas Belanda, Nike bekerjasama dengan Neville Brody untuk Timnas Inggris. Hasilnya ...


Timnas Brazil
Tim tuan rumah juga mendapat set font sendiri untuk jersey mereka, Fundicao Brasil. Typeface ini diinspirasi oleh jenis huruf klasik yang digunakan pada poster-poster jalanan di Brazil. Terdapat tambahan karakter huruf untuk menyesuaikan dengan bahasa ibu yang digunakan.


Timnas Prancis
Tim juara dunia 1 x ini menggunakan jenis huruf ITC Avant Garde yang disesuaikan dengan model jersey mereka.

Timnas Portugal
Mengandalkan CR7, set font yang digunakan adalah font Ronaldo. Nomenklaturnya tentu berasal dari nama punggawa utama mereka. Desain Nike Football ini diinspirasi oleh typeface yang digunakan dalam poster tradisional Portugal.


Timnas Amerika Serikat (USMNT)
Timnas AS menggunakan font yang sudah digunakan oleh USMNT, The Rex Force. Jenis font yang bersiku merupakan jenis font yang lazim digunakan di dunia olahraga AS.




sumber:
http://www.pixel77.com/world-cup-2014-fonts-nike/
http://www.dezeen.com/2014/07/09/wim-crouwel-designs-typeface-for-holland-fifa-world-cup-2014-kit/

Selasa, 30 September 2014

Post #33


Awalnya menemukan gambar di atas dari situs sejenis 9gag.
Aslinya cuma dua bagian sebelum satu bagian sebelah kanan (dipisahkan dengan garis kuning). Kurang bisa berkata-kata, mungkin diri ini bisa diekspresikan seperti bagian gambar yang paling kanan.

30 September

Sudah sekitar dua minggu lebih sejak saya mendapatkan order bikin brosur kantor. So far, baru 1 dummy yang jadi (1/4). Padahal saya sudah berlelah-lelah. Mungkin pikiran suntuk ini butuh penyegaran. Belum lagi seminggu ke depan akan disibukkan dengan ini.


Segala logistik sudah disiapkan. Nyetok mi instan siram, vitamin. Melihat jadwal di atas, cuma satu yang tertinggal. Laundry. Harus pintar ngakalinya. Mungkin bisa dicicil tiap pagi.

Tiba-tiba teringat harus siapkan bahan untuk iklan kantor di majalah kementerian; perbaiki tayangan di tv ruangan; siapkan bahan untuk pajangan perpustakaan.
Dan sejak si adik kuliah di Jogja, saya belum sempat jenguk ....

I know how to crack this situation (:


Rabu, 06 Agustus 2014

Post #32


6 Agustus 2014, Juventus datang ke Indonesia. Beberapa hal yang harus kamu siapkan kalo mw nonton langsung adalah.

1. Tiket pertandingan



Ya iyalah. Kalo gk ada ini, mending kamu nonton live, dari rumah.
Untuk pertandingan juve kemarin, tiket sudah dilepas jauh sebelum hari-H melalui JCI. Harganya pun lebih murah 50k, ditambah beberapa benefit, seperti: syal dan kesempatan nonton training. Kalo mw beli online pun bisa lewat situs indotix.
Kalo mw berspekulasi, tiket pertandingan kelas VIP atau Kategori I bisa kamu dapatkan dengan harga miring. Menjelang hari-H, biasanya ada yang ngelepas tiket yang sudah dibelinya dengan harga lebih murah. Fenomena ini terjadi karena si empunya gak jadi nonton atau hendak upgrade kelas tiket. Silakan cek forum jual beli online (contoh: kaskus) untuk mendapatkannya.
Kalo kamu tipe penjudi kelas berat, bisa mecoba trik ini. Datang saja ke venue di hari-H. Pasti banyak calo yang nawarin tiket dengan harga lebih murah. Menghindari kerugian lebih besar --takut gk laku-- si calo pun ngelepas tiket dimaksud dengan harga diskon.
Cara terakhir untuk dapatkan tiket bisa kamu coba. Syarat: punya koneksi dengan pihak berpengaruh/pihak penyelenggara. Kemenp*ra biasanya mempunyai jatah tiket untuk event seperti ini. Kalo kamu PNS, sebaiknya jangan gunakan cara terakhir ini. Karena ini termasuk dalam kategori gratifikasi. Pihak yang dengki dengan rezeki kamu mendapatkan tiket gratis bisa ngelaporin kamu ke KPK.

2. Jersey Tim



Ini penting sebagai bentuk identifikasi diri kamu ke dalam komunitas penonton pertandingan di venue. Biar menyatu dengan kerumunan. Sekarang ini telah banyak beredar jersey dengan grade AAA/ORI yang lumayan dari segi bahan maupun detil desainnya. Patch dijual terpisah. Nomor punggung dan nama custom pun bisa diaplikasikan. Kalo mw beli online, banyak kok di dunia maya. Kalo mw offline, di dekat kosan saya ada kok. Depan alfam*rt utan panjang III.

Perhatian: Jangan gunakan jersey inter!

3. Chant/OST Tim


Chant (sorakan/teriakan fans) atau lagu-lagu kisah terkait klub yang akan didukung tentunya harus dihapal, agar nantinya kita bisa ikut bernyanyi bersama penonton lainnya, menyemangati tim kesayangan kita. 
Pas Juve datang, yang paling penting hapalkan lagu kebangsaan Juventini di seluruh dunia, Juve, Storia Di Un Grande Amore.
Juve, storia di un grande amore

Bianco che abbraccia il nero
Coro che si alza davvero
Juve per sempre sara’
Juve, juve per sempre sara’
Juve, juve per sempre sara’

4. Rencana ke Lokasi

Gunakan pertanyaan 5W + 1H. Kalo mw nyantai, cari teman buat nebeng. Sediakan uang parkir. Di GBK, parkir resmi ada di pintu masuk parkir. Setelah melewati gerbang parkir, lokasi parkir dikelola secara mandiri oleh non pengelola. Pintar-pintarlah mencari tukang parkir yang baik, yang menjaga kendaraan dengan tarif parkir terjangkau. 
Kalo mw shalat, biar khusyuk dan nyaman, shalatnya di Al Bina aja. Masjid Al Bina berada di arah void antara gate X dan XI.


5. Makanan dan Minuman


Penjaja makanan dan minuman di sekitaran GBK banyak sebanarnya, namun dengan harga lebih tinggi dari biasanya. Apalagi yang di dalam stadion.
Ada kebijakan penonton dilarang membawa air minum dalam kemasan ke dalam stadion. Tas penonton akan diperiksa untuk itu. Pandai-pandailah menyembunyikan botol dimaksud di dalam tas.
Air minum sangat penting. Capek bersorak-sorai di sepanjang pertandingan, diyakini tenggorkan pun akan kering. Pelepas dahaga di dalam stadion dijual lebih mahal. Disinyalir ada konspirasi antara pedagang minuman dan panitia pemeriksa minuman bawaan penonton.

6. Fisik

Jangan anggap remeh persiapan fisik. Istirahat yang cukup. Rugi loh kalo kamu ketiduran pas pertandingan.

Berikut tangkapan kamera lenovo saya pada saat hari-H






Nanti datang lagi, ya, Juve!

Jumat, 11 Juli 2014

Tentang Infografis III


Satu pekerjaan lagi sebelum libur dan cuti lebaran TA 1435 H.
Semoga on schedule.
Aamiin

Jumat, 04 Juli 2014

Post #30


Sejak Mas Semi tugas belajar, Mas Tyas resign.
Riwayat mu kini.


19 September 2014
Ini ada satu lagi output, dalam rangka stock opname koleksi @PerpustakaanDJA


Output lain akan segera menyusul. Ibu (bos) sudah pesan untuk membuat barang cetakan yang bisa dipajang. Ibu pesan 10 biji. Untuk dinding @PerpustakaanDJA yang menurut beliau kelihatan polos.