Jumat, 28 Maret 2014

Tentang Infografis II

Di bulan ini dan besok ada 2 deadline (batas akhir) revisi anggaran. Ini infografisnya.
1. Infografis batas akhir revisi yang diatur di Pasal 79 PMK No. 7/PMK.02/2014 Tentang Tata Cara Revisi Anggaran TA 2014
 2. Infografis batas akhir revisi penggunaan dana output cadangan TA 2014
Btw, 31 Maret tanggal merah.
Happy long weekend (:

Senin, 03 Februari 2014

Tentang Infografis

Berikut kata wikipedia tentang #infografis
Grafis informasi atau infografis adalah representasi visual informasi, data, atau ilmu pengetahuan secara grafis. Grafis ini memperlihatkan informasi rumit dengan singkat dan jelas, seperti pada papan, peta, jurnalisme, penulisan teknis, dan pendidikan. Saat ini, grafis informasi ada di segala bentuk media, mulai dari hasil cetakan biasa dan ilmiah hingga papan dan rambu jalan. Infografis mengilustrasikan informasi yang memiliki sedikit teks, dan berperan sebagai ringkasan visual untuk konsep sehari-hari seperti rambu berhenti dan jalan.

Berikut versi saya tentang  #infografis
Infografis membuat saya punya niat untuk membaca lagi, karena membaca text book sudah menjenuhkan. Padahal dulu waktu SD saya suka sekali membaca. Mungkin sejak era perkuliahanlah yang merubah semua ini. Waktu kuliah, dosen sudah mulai mengenalkan kita dengan powerpoint. Gabungan teks dan gambar membuat kita tertarik dengan materi kuliahnya. Pas mau ujian pun, belajarnya pake powerpoint itu.
Nah, infografis kalo menurut saya mirip-mirip powerpoint itu. Hanya saja dimensi bidang tuangan bahannya yak tidak baku seperti halnya powerpoint. Penyajian infografis bisa portrait ataupun landscape, tergantung kebutuhan.

Pas lagi iseng, saya coba buat ini untuk kebutuhan @PusatLayananDJA
 


Selasa, 28 Januari 2014

Post #23

Minggu kemarin, berbekal tiket murah dari AirAsia dan kombinasi surat tugas+izin penting+cuti yang tak disetujui, gw nekat ke Jogja (Part I). Trip ini dalam rangka memenuhi janji ke doski yang lagi libur semester. Kombinasi surat tugas+izin penting+cuti yang tak disetujui tadi memungkinkan gw untuk berangkat Rabu dan balik Jakarta Jumat pagi.
Lumayanlah 2 hari 2 malam di Jogja. Pas lagi cuaca yang agak bersinar di sana. Beda dengan Jakarta yang lagi hujan plus "genangan" dimana-mana. Hari pertama, gw n doski nyempatin ke kampusnya di UGM. Setelah dua kali berputar, anggap aja gw udah khatam sama kampus ini. Udah lulus ospek gw :D Kampusnya sih bersih, dengan perpaduan arsitektur "lama" n "baru" pada gedung-gedungnya. Yang agak lucu adalah penampakan meja+kursi yang ada di koridor gedung kuliahnya. Kursi n mejanya jadi satu gitu. Malamnya kami nonton Wolf of The Wall Street di 21 Amplaz. Gw sih suka sama filmnya. Keren banget malah. Doski malah tidur, katanya durasinya kepanjangan -_-
Di hari kedua, gw dinavigatori doski meluncur ke Kraton. Dengan HTM 10k doang per orang, kita bisa sampe capek keliling kompleks Kraton. Kalo mw foto-foto, ada semacam kartu izin fotonya juga yang ditarifin 1k per orang (kalo gk salah ingat). Masih murah banget kan. Di dalamnya ada juga Museum Sultan Hamengkubuwono IX. Dari museum itu kita akan tahu kalo beliau itu suka olahraga, pramuka, dan fotografi. Destinasi selanjutnya ke Taman Sari. Di sini langit mulai mendung. Dan turunlah hujan (jadi seperti Jakarta lagi).

Beberapa koleksi Museum Sultan Hamengkubuwono IX

Sorenya doski ngajak makan iga bakar di Iga Sapi Bali di Jl. Damai. Konro yang dibakar kemudian disajikan tanpa kuah ini enak banget. Apalagi pas lapar :D. Perjalanan ke sana cukup jauh, ditambah lagi tempatnya yang bukan di pinggir jalan utama. Malamnya ke Amplaz (lagi) trus lanjut ke Alun-Alun. Rencananya mw nyoba tantangan jalan tutup mata melewati dua pohon beringin, namun takut gagal :hammer. Mungkin lain kali.


Minggu, 29 Desember 2013

Ayo Hemat Kertas!!

                                                
Untuk setiap lembar kertas yang kita gunakan, ada hidup pohon serta kelangsungan bumi yang kita gerus.
So, hematlah dalam menggunakan kertas


Dalam rangka itu, sebenarnya kita dapat melakukan hal-hal kecil berikut:
1. Sebelum ngeprint, dicek dulu. Masih ada yang typo gk. Kalo semua udah benar, monggo diprint. Soalnya kan kalo ada yang typo harus diprint lagi.
2. Kalo untuk kepentingan sendiri atau sesuatu yang gk begitu penting, gunakanlah kertas bekas untuk ngeprint. Kan baru satu sisi tuh yang digunakan. Sisi sebelahnya masih bisa dipake buat nyetak.
3. Kalo di Depok ada one day no rice, nah di kantor kita bisa juga terapkan one day no ngeprint gitu. Sebenarnya di beberapa kantor sudah ada sistem informasi yang memungkinkan penggunaan paper lebih less (masih less paper, belum paperless). Jadi untuk surat penugasan, disposisi, atau semacamnya, dengan media jaringan, yang kita terima cukup pdf-nya saja, tanpa fisik kertasnya.
4. Untuk arsip, akan lebih efisien kalo pertinggal kita itu dalam bentuk digital (scanan), bukan copy-an yang akan meningkatkan konsumsi kertas. Bentuk digital juga akan memudahkan ketika kita akan meretrieve arsip kita. Make sure backup digital arsip kita itu aman.
5. Gunakan shredder untuk kertas yang akan dihancurkan. Daur ulanglah kertas yang sudah gk kepake lagi. Kalo masih bisa diloakin, loakin aja. Lumayan buat nebalin saku.

Ayo #hematkertas

sumber infografis:
http://visual.ly/wolrd-paper-free-day-lets-ge-paper-efficient
http://visual.ly/how-much-your-business-wasting-paper-records

Kamis, 12 September 2013

Post #21



Minggu kemarin di monas ada pergelaran Closing Event Jak Japan Matsuri. Acara ini dihelat dalam rangka peringatan 55 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang. Bertajuk Indonesia-Jepang selalu bersama, acara ini berlangsung mulai 1-8 September 2013. Acara yang begitu hangat, mengingat Jepang pernah menduduki Indonesia dulu.
Meskipun kemudian Jepang harus kalah perang dan pergi dari Nusantara, Jepang tetap membuktikan dirinya sebagai bangsa yang besar. Pada acara pentupan kemarin, Jepang memamerkan beberapa kemajuannya di bidang teknologi lewat stan-stan perusahaan elektronik dan otomotif dari Jepang. Saudara tua kita ini memang jauh melesat di depan kita. Itu dari sisi ekonomi.

Dari segi budaya, ramainya penikmat kuliner, ritual, cosplay, dan music ala Jepang menjadi tanda bahwa Jepang menginvasi kita melalui jalur lain. Ndak salah sih. Sah-sah saja kalo kita hendak menikmati bagian itu. Namun kita lupa mengambil sesuatu yang kita memang perlu. Panitia juga mengagendakan Gerakan 3R Bersama di acara closing kemarin. Nah, lewat situ, Saudara Tua kita ini hendak mengedukasi masyarakat kita yang masih bermental negara dunia ketiga. 

3R adalah salah satu cara dalam mengelola sampah dan berbagai permasalahannya. 3R terdiri atas reduce, reuse, dan recycle. Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah. Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Dan recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.

Nah, jangankan mengolah sampah, membuang sampah pada tempatnya saja, bagi kita susahnya bukan main. Meski telah disediakan tempat sampah yang banyak dan sudah diklasifikasikan menurut jenisnya, masih banyak (sekali) pengunjung yang membuang sampah sembarangan. Perbuatan yang memalukan di depan warga negara Jepang yang juga hadir saat itu.

Selasa, 27 Agustus 2013

Post #20


Itu materi untuk Temu Alumni 50 thn Arsitektur September depan. Angkatan 2007 diundang juga. Yap, saya salah satu angkatan 2007, namun gagal menjadi alumni. Cuma dua semester kemudian DO. Belum sempat merasakan jadi kanda senior :D

Tentu saya familiar dengan denah itu. Saya biasa berkuliah di ruangan yang ada tulisan “Angkatan 2009” nya. FYI, saya di Prodi PWK Jurusan Arsi 07 Unhas. Teman-teman sebagian besar sudah pada lanjut magister. Beberapa mulai meniti karir. Beberapa juga ada yang DO kayak saya.


Semoga kita bertemu dalam keadaan yang baik. Semakin baik.

Kamis, 11 Juli 2013

Post #19




Kamis kemarin, bersama Deri dan dua anak PKL di puslay: Jeksen & Ridho, saya ke TIM untuk nonton Despicable Me 2. Mempertimbangkan janji yang pernah diikrarkan, mengingat besoknya sudah weekend dan selanjutnya masuk puasa, memutuskan nontonnya malam itu saja. Lelah sehabis pulang dari Bimtek di Medan terkalahkan.
 
Tak sia-sia. Filmnya sangat menghibur. Apalagi ada sosok Agnes-Anak angkat Gru yang merupakan tokoh utama dalam tayangan ini. Sebenarnya saya orang yang nda begitu suka film animasi. Sejak lulus SMA, hampir nda pernah lagi nonton film kartun. Saya cepat bosan melihatnya. Entah mengapa untuk Despicable Me 2 ini berbeda.
Maka saya pun memutuskan untuk nonton yang Despicable Me pertama. Film yang pernah saya tonton untuk 10 menit dan kemudian saya close.