Kasus gw, sudah sebulan sejak KKN usai di akhir februari, baru dapat acc dosbing 2. Semoga bisa segera seminar proposal. Soalnya beberapa teman sudah ada yang seminar proposal.
Sabtu, 01 April 2017
Akhirnya merasakan juga yang disebut dengan masa-masa galau skripsi. Setelah KKN, langsung dihajar skripsi. Memang pas skripsi ditaruh di akhir semester. Menunjukkan profilnya sebagai tantangan ultimate yang harus dilalui biar dapat gelar sarjana. Tiap mahasiswa tentu tantangannya beda-beda. Ada yang dapat dosbing 1 dan 2 yang level easy, ada yang dosbing 1 level difficult dosbing 2 level medium, ataupun berbagai kombinasi lainnya. Level mahasiswanya ada yang beginner sampai expert. Ada yang ganti judul, ada yang ganti obyek penelitian, ada juga yang ganti dosbing.
Kasus gw, sudah sebulan sejak KKN usai di akhir februari, baru dapat acc dosbing 2. Semoga bisa segera seminar proposal. Soalnya beberapa teman sudah ada yang seminar proposal.
Kasus gw, sudah sebulan sejak KKN usai di akhir februari, baru dapat acc dosbing 2. Semoga bisa segera seminar proposal. Soalnya beberapa teman sudah ada yang seminar proposal.
Rabu, 31 Agustus 2016
E cow nomics: Sapi dan Ekonomi
Ekonomi merupakan ilmu tentang pilihan. Kalo mau cari definisi lain, di google banyak. Nah, pas lagi browsing, nemu ini nih, "A tale of two cows", dalam wujud sebuah meme (atau ecownomics). Cara kreatif generasi kini untk mempelajari suatu sistem ekonomi ataupun rezim ekonomi di suatu negara dengan pengandaian kepemilikan dua ekor sapi. Dengan visualisasi ini, belajar ekonomi terkesan "mudah'. Cekidot.
Visual.ly,
sebuah situs yang menjadikan infografis dan visualisasi data sebagai platformnya, meremakenya dalam sebuah judul A Tale of Two Cows: Take Your Pick menjadi
sebagai berikut
Tertarik untuk memajangnya di dinding kamar? atau sekolah/kampus? Ini versi yang dijual secara daring
Selasa, 28 Juni 2016
Akhirnya Juara Satu Juga
Akhirnya juara satu juga, setelah terakhir dapat
yang kayak gitu pas ikut tryout spmb tahun 2007
:D
Dari dulu sebenarnya udah sering niat ikut lomba desain. Sudah sampe tahap mengumpulkan bahan,
tapi ragu melanjutkannya. Mungkin baru tiga kali yang benar-benar sampe ke tahap ngirim karya ke panitia. Nah,
pas yang ketiga ini, dapat deh juara satu. Judulnya Lomba Infografis Hari Hutan Internasional
2016 yang diadain sama KLHK, kementerian hasil merger Kemenhut dan KLH,
bekerja sama dengan Multistakeholder Forestry Programme (MFP).
Lomba infografis yang diadain KLHK kali
ini ngambil tema “Jaga Hutan: Jaga Udara dan Air Kita”. Tema ini sama dengan yang
dipake oleh FAO untuk memperingati Hari Hutan Internasional 2016.
Setelah memenuhi syarat lomba yang ringan, kayak ngelike pages Facebook Hari Hutan Internasional, ngefollow twitter @harihutan dan @kayulegal, share pages Facebook Hari Hutan Internasional dan nge-retweet tweet-tweetnya @harihutan dan
@kayulegal, mulai deh ngumpulin bahan dan membuat layout infografisnya. Ngejardeadline pengiriman karya tanggal 8 Mei
2016, pukul 18.00 WIB.
Sebelumnya, di TOR lomba, panitia udahdeclare mengenai kriteria penilaian mereka
yang meliputi estetika (kreativitas, kualitas teknis, dan kualitas visual), kesesuaian tema (riset mendalam dan pengolahan secara kreatif
data yang akurat terhadap tema HHI/tema usul Panitia (dapat merujuk kepada website
FAO dan UNFF)), dan nilai pesan. Di TOR lomba juga disebutin
Pengembangan kreatif atas tema,
tidak terpaku pada kalimat yang
ditawarkan dalam pengumuman ini. Antara lain dapat dimasukkan solusi praktis yang
mudah dilaksanakan masyarakat untuk menjaga hutan dan air, misalnya:
§ Menyajikan salah satu praktik masyarakat adat dan lokal dalam memelihara hutan dan ketersediaan
air tanah.
§ Membeli produk kayu
yang berasal dari kayu legal (bukan hasil illegal logging).
§ Menyitir Sistem Verifikasi Legalitas Kayu
(SVLK) sebagai salah satu praktik terbaik melestarikan hutan kita.
§ Pentingnya meningkatkan akses masyarakat adat dan lokal untuk memanfaatkan hutan.
§ Menyajikan manfaat hasil hutan bukan kayu bagi masyarakat sekitar hutan.
Yang pertama gw lakuin adalah ngebuat outlinei nfografisnya. Gw sampai pada kesimpulan untuk membagi materi infografis ke dalam tiga bagian besar,
yakni (1) Kondisi Hutan Kita Sekarang; (2) Bagaimana Menjaga Hutan Kita?; dan (3)
Manfaat Hutan Lestari. Padabagian pertama, ditampilkan data
dan fakta mengenai kondisi hutan yang ada di Indonesia sekarang. Solusi praktis untuk menjaga hutan
agar tetap lestari ditampilkan pada bagian kedua. Terakhir, ditampilkan manfaat hutan
yang lestari disertai fakta pada bagian ketiga. Membagi outline ke dalam tiga bagian besar memberikan kemudahan ketika diaplikasikan ke dalamlayout yang menerapkan rule of thirds. Rule of thirds membagi layout ke dalam tiga bagian,
yang
dapat membantu desainer memahami bagaimana dan kemana seseorang akan memperhatikan suatu gambar. Alur vertikal dari bagian pertama hingga ketiga juga dibuat mengalir,
sehingga diharapkan pembaca dapat memahami pesan yang disampaikan dalam infografis secara runut dan utuh.
Setelah menemukan outline infografisnya, mulai deh gw ngeriset. Data dan statistik merupakan salah satu elemen infografis
yang baik. Tentunya data dan statistik yang ditampilkan harus berasal dari sumber
yang kredibel. Panitia sendiri udah ngasih hint buat merujuk kepada
website FAO dan UNFF sebagai sumber data. Setelah ubek-ubek web UNFF dan FAO,
akhirnya gw nemu Global Forest Resources Assessment 2015 dan Forest and Water
Factsheet - International Day of Forest and World Water Day 2016. Data dan statistik yang
diperoleh dari lembaga internasional, seperti FAO maupun UNFF, dapat kita crosscheck dengan data dan statistik yang
diterbitkan olehBPS ataupun kementerian teknis.
Data yang ditampilkan juga harus mutakhir dan faktual. Data
yang ditampilkan akan menekankan pentingnya topik yang dibahas dalam infografis. Data
yang disampaikan juga akan membantu menekankan pesan yang ingin disampaikan dalam infografis. Setiap
data dan statistik yang
ditampilkan kemudian dicantumkan sumbernya dalam infografis. Sering kali, bilamana
data yang diperoleh bersumber dari internet, kita akan memperoleh url yang
begitu panjang. Gunakanlah url shorter untuk menyingkatnya.
Data yang gw peroleh dari Global Forest Resources
Assessment 2015 terbitan FAO sangat membantu dalam menggambarkan kondisi yang dihadapi oleh hutan
Indonesia saat ini. Dari data tersebut, bagian pertama infografis: Kondisi Hutan
Kita Sekarang. Sedangkan data (fact) dari Forest and Water
Factsheet - International Day of Forest and World Water Day 2016 mengisi bagian ketiga infografis:
Manfaat Hutan Lestari.
Adanya Global Forest Resources Assessment 2015 dan
Forest and Water Factsheet - International Day of Forest and World Water Day
2016 yang telah menyediakan data dan statistik yang diperlukan,
membuat gw hanya perlu mengumpulkan data lagi untuk bagian kedua infografis:
Bagaimana Menjaga Hutan Kita? Jawabannya ada di ToR lomba yang telah gw kutip langsung
di atas. Dengan menggunakan informasi tersebut, riset lebih mendalam gw lakuin terhadap praktik masyarakat adat dan lokal dalam memelihara hutan dan ketersediaan
air tanah. Gw memutuskan untuk menginventarisasi praktik-praktik masyarakat adat dan lokal
di Indonesia dalam memelihara hutan.
Taraa! Infografis jadinya kayak gini
Kamis, 21 April 2016
Post #47
Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Nyonya a.k.a Ibun berhasil memperoleh gelar M.Kn-nya. Gelar S2 yang membanggakan kami, yang ada di lingkaran Ibun. Goodwill pasti bangga sama ibun. Goodwill pasti sumringah karena usahanya selama ini ngawal ibun dari dalam kandungan berbuah hasil.
Kawalan Goodwill dibackup doa Yahgood dari Lampung. Yahgood soalnya lagi kuliah juga. Sekarang sudah D3,285714285714286. Baru satu dari tujuh mata kuliah yang UTS di semester yang kedua ini. Keadaan yang membuat fungsi dukungan teknis hanya bisa Yahgood lakukan ketika libur semester. Kecuali untuk perkara membuat paparan seminar dengan PowerPoint.
Di tiga kesempatan seminar dan ujian, PowerPoint Ibun Yahgood buatin. Desain selalu dibuat dengan latar belakang putih, pake office theme putih. Biar sederhana. Agar tak terlalu monoton, title tiap slide ditambahkan piktogram seperti ini.
Hal lain yang gw lakukan adalah mencoba memvisualisasikan proses yang dibahas. Seperti di salah satu bagian tesis Ibun yang membahas keharusan seorang notaris untuk melapor kepada Kepala Dinas/Instansi yang membidangi koperasi di tingkat Kabupaten/Kota. Aplikasi pada PowerPoint menjadi seperti ini.
Di Tinjauan Pustaka, juga terdapat bagian yang membahas proses pendirian koperasi.
Paparan jadi kira-kira seperti ini.
Fungsi dukungan teknis masih berlanjut: menginggriskan 14 halaman naskah publikasi.
Selamat buat ibun.
Semoga Goodwill dapat didikan dan pendidikan yang terbaik.
Sabtu, 26 Maret 2016
Senin, 22 Februari 2016
Post #46
![]() |
| Diagram Venn Pegawai Tugas Belajar |
Bagi anak STAN yang masuk ke
Kemenkeu, boleh dikata mereka ada di alas piramida dalam hal kepangkatan.
Alumni DIII hanya diganjar dengan golongan kepangkatan II/c dalam sistem
kepegawaian kita. Begitu pula DIII STAN. Dalam jabatan struktural, normalnya kenaikan
pangkat ke II/d akan didapat dalam waktu empat tahun bekerja. Empat tahun kemudian
baru naik lagi ke III/a. Jadi, butuh delapan tahun untuk ke III/a, tingkat
kepangkatan yang diperoleh pegawai rekrutmen S1.
Salah satu cara untuk akselerasi
dari II/c ke III/a adalah dengan mekanisme tugas belajar kuliah S1. Bila telah
memenuhi syarat, mekanisme ini dapat diambil. Biasanya peluang ini hanya
tersedia di DIV STAN. Di 2014-2015, ada peluang lain untuk tugas belajar S1.
Dengan dana pinjaman dari ADB, BPKP memberikan beasiswa S1 bagi PNS
berpendidikan terakhir DIII yang bekerja sebagai Pengelola Keuangan Negara ataupun
Aparat Pengawas Intern Pemerintah. Bekerja sama dengan beberapa kampus, program
bernama STAR BPKP ini sangat diminati.
![]() |
| Jalan pulang kantor |
Saya salah satunya. Sekarang saya
sedang tugas belajar kuliah S1 di Universitas Lampung. Kepangkatan dan kelas
jabatan (grading) yang lebih baik menjadi motif saya. Tugas belajar juga
memberikan waktu rehat sejenak dari kepenatan rutinitas kantor. Tidak perlu
lagi ngejar absen [link ke tulisan telat ngantor] (harusnya sih presensi) di
7.30 pagi dan minimal jam 5 sore di hari kerja. Sejenak pula meninggalkan
Jakarta yang sangat mekanis.
Tentunya ada pula beberapa hal
yang harus disabari ketika tugas belajar. Yang paling terasa adalah take home
pay. Memang kita masih menerima gaji dan tunjangan secara utuh. Namun,
bersiaplah menyesuaikan pengeluaran dengan tidak diterimanya lagi uang makan,
uang lembur, dan honor-honor kegiatan. Masih tiga semester lagi ….
Rabu, 16 Desember 2015
Tentang Infografis VII: Siklus APBN
Pada post Tentang Infografis VI: Siklus Penyusunan APBN, saya sempat membahas mengenai Siklus
APBN. Pada buku Pokok-Pokok
Siklus APBN di Indonesia: Penyusunan Konsep Kebijakan dan Kapasitas Fiskal
Sebagai Langkah Awal, Siklus APBN digambarkan seperti gambar berikut.
Dalam visualisasi tersebut, setiap
tahapan ditempatkan dalam bulatan yang berbeda (dengan warna yang berbeda pula),
disertai dengan keterangan waktu (bulan atau periode bulan). Tiap bulatan
tersebut berada pada lintasan yang melingkar, untuk menunjukkan proses yang
berkesinambungan dan berulang terus menerus. Visualisasi seperti itu menurut
saya menjadi kurang praktis karena pada tiap tahapan, terdapat tambahan
keterangan waktu (bulan atau periode bulan), yang pada beberapa tahap memiliki
keterangan waktu yang sama ataupun beririsan. Terdapat pula tambahan garis
putus-putus bermata panah pada dua sisinya yang menghubungkan dua tahapan
(tahapan nomor (1) dan tahapan nomor (5)). Tampaknya, hal itu bermaksud
menunjukkan bahwa tahapan nomor (1) dan tahapan nomor (5) berada pada periode
waktu yang sama.
Tentunya, terdapat alternatif lain
dalam menyajikan siklus APBN kita. Sebagai referensi, kita dapat menggunakan
visualisasi yang dirilis oleh IBP Kenya yang berjudul Kenya’s Budget Calendar: National and County. Pada visualisasi tersebut, siklus dibagi ke dalam empat
tahapan utama, yakni Formulation, Approval, Implementation, dan Oversight.
Masing-masing tahapan diberi warna yang berbeda. Tiap tahapan mengikuti penanggalan
yang dibuat standard dan tunggal. Terdapat pula tambahan keterangan untuk
setiap tanggal penting pada tiap tahapan.
Lebih ringkas dan informatif,
bukan?
Langganan:
Postingan (Atom)












